Loading...

Selasa, 18 Januari 2011

ManUsiA manUsiA mALam...

Manusia-Manusia Malam...


Sebuah surat cinta Dari manusia-manusia yang malamnya penuh cinta Ditujukan kepada insan yang tersia-sia malamnya

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh

Wahai orang-orang yang terpejam matanya, perkenankanlah kami, manusia-manusia malam menuliskan sebuah surat cinta kepadamu. Seperti halnya cinta kami pada waktu malam-malam yang kami rajut di sepertiga terakhir. Atau seperti cinta kami pada keagungan dan rahasianya yang penuh pesona. Kami tahu dirimu bersusah payah lepas tengah hari berharap intan dan mutiara dunia. Namun kami tak perlu bersusah payah, sebab malam-malam kami berhiaskan intan dan mutiara dari surga.

Wahai orang-orang yang terlelap, sungguh nikmat malam-malammu. Gelapnya yang pekat membuat matamu tak mampu melihat energi cahaya yang tersembunyi di baliknya. Sunyi senyapnya membuat dirimu hanyut tak menghiraukan seruan cinta. Dinginnya yang merasuk semakin membuat dirimu terlena, menikmati tidurmu di atas pembaringan yang empuk, bermesraan dengan bantal dan gulingmu, bergeliat manja di balik selimutmu yang demikian hangatnya. Aduhai kau sangat menikmatinya.

Wahai orang-orang yang terlena, ketahuilah, kami tidak seperti dirimu!! Yang setiap malam terpejam matanya, yang terlelap pulas tak terkira. Atau yang terlena oleh suasananya yang begitu menggoda. Kami tidak seperti dirimu!! Kami adalah para perindu kamar di surga. Tak pernahkah kau dengar Sang Insan Kamil, Rasulullah SAW bersabda : “Sesungguhnya di surga itu ada kamar yang sisi luarnya terlihat dari dalam dan sisi dalamnya terlihat dari luar. Disediakan untuk mereka yang memberi makan orang-orang yang memerlukannya, menyebarkan salam serta mendirikan sholat pada saat manusia terlelap dalam tidur malam.” Sudahkah kau dengar tadi ? Ya, sebuah kamar yang menakjubkan untuk kami dan orang-orang yang mendirikan sholat pada saat manusia-manusia yang lain tertutup mata dan hatinya.

Wahai orang-orang yang keluarganya hampa cinta, Kau pasti pernah mendengar namaku disebut. Aku Abu Hurairah, Periwayat Hadist. Kerinduanku akan sepertiga malam adalah hal yang tak terperi. Penghujung malam adalah kenikmatanku terbesar. Tapi tahukah kau ? Kenikmatan itu tidak serta merta kukecap sendiri. Kubagi malam-malamku yang penuh syahdu itu menjadi tiga. Satu untukku, satu untuk istriku tercinta dan satu lagi untuk pelayan yang aku kasihi. Jika salah satu dari kami selesai mendirikan sholat, maka kami bersegera membangunkan yang lain untuk menikmati bagiannya. Subhanallah, tak tergerakkah dirimu ? Pedulikah kau pada keluargamu ? Adakah kebaikan yang kau inginkan dari mereka ? Sekedar untuk membangunkan orang-orang yang paling dekat denganmu, keluargamu ?

Lain lagi dengan aku, Nuruddin Mahmud Zanki. Sejarah mencatatku sebagai Sang Penakluk kesombongan pasukan salib. Suatu kali seorang ulama tersohor Ibnu Katsir mengomentari diriku, katanya, ” Nuruddin itu kecanduan sholat malam, banyak berpuasa dan berjihad dengan akidah yang benar.” Kemenangan demi kemenangan aku raih bersama pasukanku. Bahkan pasukan musuh itu terlibat dalam sebuah perbincangan seru. Kata mereka, “Nuruddin Mahmud Zanki menang bukan karena pasukannya yang banyak. Tetapi lebih karena dia mempunyai rahasia bersama Tuhan“. Aku tersenyum, mereka memang benar. Kemenangan yang kuraih adalah karena do’a dan sholat-sholat malamku yang penuh kekhusyu’an.

Tahukah kau dengan orang yang selalu setia mendampingiku ? Dialah Istriku tercinta, Khotun binti Atabik. Dia adalah istri shalehah di mataku, terlebih di mata Allah. Malam-malam kami adalah malam penuh kemesraan dalam bingkai Tuhan. Gemerisik dedaunan dan desahan angin seakan menjadi pernak-pernik kami saat mendung di mata kami jatuh berderai dalam sujud kami yang panjang.

Kuceritakan padamu suatu hari ada kejadian yang membuat belahan jiwaku itu tampak murung. Kutanyakan padanya apa gerangan yang membuatnya resah. Ya Allah, ternyata dia tertidur, tidak bangun pada malam itu, sehingga kehilangan kesempatan untuk beribadah. Astaghfirullah, aku menyesal telah membuat dia kecewa. Segera setelah peristiwa itu kubayar saja penyesalanku dengan mengangkat seorang pegawai khusus untuknya. Pegawai itu kuperintahkan untuk menabuh genderang agar kami terbangun di sepertiga malamnya.

Wahai orang-orang yang terbuai,Kau pasti mengenalku dalam kisah pembebasan Al Aqsa, rumah Allah yang diberkati. Akulah pengukir tinta emas itu, seorang Panglima Perang, Sholahuddin Al-Ayyubi. Orang-orang yang hidup di zamanku mengenalku tak lebih dari seorang Panglima yang selalu menjaga sholat berjama’ah. Kesenanganku adalah mendengarkan bacaan Alqur’an yang indah dan syahdu. Malam-malamku adalah saat yang paling kutunggu. Saat-saat dimana aku bercengkerama dengan Tuhanku. Sedangkan siang hariku adalah perjuangan-perjuangan nyata, pengejawantahan cintaku pada-Nya.

Wahai orang-orang yang masih saja terlena, pernahkah kau mendengar kisah penaklukan Konstantinopel ? Akulah orang dibalik penaklukan itu, Sultan Muhammad Al Fatih. Aku sangat lihai dalam memimpin bala tentaraku. Namun tahukah kau bahwa sehari sebelum penaklukan itu, aku telah memerintahkan kepada pasukanku untuk berpuasa pada siang harinya. Dan saat malam tiba, kami laksanakan sholat malam dan munajat penuh harap akan pertolongan-Nya. Jika Allah memberikan kematian kepada kami pada siang hari disaat kami berjuang, maka kesyahidan itulah harapan kami terbesar. Biarlah siang hari kami berada di ujung kematian, namun sebelum itu, di ujung malamnya Allah temukan kami berada dalam kehidupan. Kehidupan dengan menghidupi malam kami.

Wahai orang-orang yang gelap mata dan hatinya, pernahkah kau dengar kisah Penduduk Basrah yang kekeringan ? Mereka sangat merindukan air yang keluar dari celah-celah awan. Sebab terik matahari terasa sangat menyengat, padang pasir pun semakin kering dan tandus. Suatu hari mereka sepakat untuk mengadakan Sholat Istisqa yang langsung dipimpin oleh seorang ulama di masa itu. Ada wajah-wajah besar yang turut serta di sana, Malik bin Dinar, Atho’ As-Sulami, Tsabit Al-Bunani. Sholat dimulai, dua rakaat pun usai. Harapan terbesar mereka adalah hujan-hujan yang penuh berkah.

Namun waktu terus beranjak siang, matahari kian meninggi, tak ada tanda-tanda hujan akan turun. Mendung tak datang, langit membisu, tetap cerah dan biru. Dalam hati mereka bertanya-tanya, adakah dosa-dosa yang kami lakukan sehingga air hujan itu tertahan di langit ? Padahal kami semua adalah orang-orang terbaik di negeri ini ?

Shalat demi shalat Istisqa didirikan, namun hujan tak kunjung datang. Hingga suatu malam, Malik bin Dinar dan Tsabit Al Bunani terjaga di sebuah masjid. Saat malam itulah, aku, Maimun, seorang pelayan, berwajah kuyu, berkulit hitam dan berpakaian usang, datang ke masjid itu. Langkahku menuju mihrab, kuniatkan untuk shalat Istisqa sendirian, dua orang terpandang itu mengamati gerak gerikku.

Setelah shalat, dengan penuh kekhusyu’an kutengadahkan tanganku ke langit, seraya berdo’a : “Tuhanku, betapa banyak hamba-hamba-Mu yang berkali-kali datang kepada-Mu memohon sesuatu yang sebenarnya tidak mengurangi sedikitpun kekuasaan-Mu. Apakah ini karena apa yang ada pada-Mu sudah habis ? Ataukah perbendaharaan kekuasaan-Mu telah hilang? Tuhanku, aku bersumpah atas nama-Mu dengan kecintaan-Mu kepadaku agar Engkau berkenan memberi kami hujan secepatnya.“

Lalu apa gerangan yang terjadi ? Angin langsung datang bergemuruh dengan cepat, mendung tebal di atas langit. Langit seakan runtuh mendengar do’a seorang pelayan ini. Do’aku dikabulkan oleh Tuhan, hujan turun dengan derasnya, membasahi bumi yang tandus yang sudah lama merindukannya.

Malik bin Dinar dan Tsabit Al Bunani pun terheran-heran dan kau pasti juga heran bukan ? Aku, seorang budak miskin harta, yang hitam pekat, mungkin lebih pekat dari malam-malam yang kulalui. Hanya manusia biasa, tapi aku menjadi sangat luar biasa karena doaku yang makbul dan malam-malam yang kupenuhi dengan tangisan dan taqarrub pada-Nya.

Wahai orang-orang yang masih saja terpejam, Penghujung malam adalah detik-detik termahal bagiku, Imam Nawawi. Suatu hari muridku menanyakan kepadaku, bagaimana aku bisa menciptakan berbagai karya yang banyak ? Kapan aku beristirahat, bagaimana aku mengatur tidurku ? Lalu kujelaskan padanya, “Jika aku mengantuk, maka aku hentikan shalatku dan aku bersandar pada buku-bukuku sejenak. Selang beberapa waktu jika telah segar kembali, aku lanjutkan ibadahku.”

Aku tahu kau pasti berpikir bahwa hal ini sangat sulit dijangkau oleh akal sehatmu. Tapi lihatlah, aku telah melakukannya, dan sekarang kau bisa menikmati karya-karyaku.

Wahai orang-orang yang tergoda, begitu kuatkah syetan mengikat tengkuk lehermu saat kau tertidur pulas ? Ya, sangat kuat, tiga ikatan di tengkuk lehermu !! Dia lalu menepuk setiap ikatan itu sambil berkata, “Hai manusia, Engkau masih punya malam panjang, karena itu tidurlah !!“.

Hei, Sadarlah, sadarlah, jangan kau dengarkan dia, itu tipu muslihatnya ! Syetan itu berbohong kepadamu. Maka bangunlah, bangkitlah, kerahkan kekuatanmu untuk menangkal godaannya. Sebutlah nama Allah, maka akan lepas ikatan yang pertama. Kemudian, berwudhulah, maka akan lepas ikatan yang kedua. Dan yang terakhir, sholatlah, shalat seperti kami, maka akan lepaslah semua ikatan-ikatan itu.

Wahai orang-orang yang masih terlelap, Masihkah kau menikmati malam-malammu dengan kepulasan? Masihkah ? Adakah tergerak hatimu untuk bangkit, bersegera, mendekat kepada-Nya, bercengkerama dengan-Nya, memohon keampunan-Nya, meski hanya 2 rakaat ? Tidakkah kau tahu, bahwa Allah turun ke langit bumi pada 1/3 malam yang pertama telah berlalu. Tidakkah kau tahu, bahwa Dia berkata, “Akulah Raja, Akulah Raja, siapa yang memohon kepada-Ku akan Kukabulkan, siapa yang meminta kepada-Ku akan Kuberi, dan siapa yang memohon ampun kepada-Ku akan Ku ampuni.” Dia terus berkata demikian, hingga fajar merekah.

Wahai orang-orang yang terbujuk rayu dunia, bagi kami, manusia-manusia malam, dunia ini sungguh tak ada artinya. Malamlah yang memberi kami kehidupan sesungguhnya. Sebab malam bagi kami adalah malam-malam yang penuh cinta, sarat makna. Masihkah kau terlelap ? Apakah kau menginginkan kehidupan sesungguhnya ? Maka ikutilah jejak kami, manusia-manusia malam. Kelak kau akan temukan cahaya di sana, di waktu sepertiga malam. Namun jika kau masih ingin terlelap, menikmati tidurmu di atas pembaringan yang empuk, bermesraan dengan bantal dan gulingmu, bergeliat manja di balik selimutmu yang demikian hangatnya, maka surat cinta kami ini sungguh tak berarti apa-apa bagimu.

Semoga Allah mempertemukan kita di sana, di surga-Nya, mendapati dirimu dan diri kami dalam kamar-kamar yang sisi luarnya terlihat dari dalam dan sisi dalamnya terlihat dari luar. Semoga…

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh

Senin, 17 Januari 2011

KESEDERHANAAN KSATRIA

Kesederhanaan KSATRIA

KHARISMA - Walaupun menjadi lawan, orang Eropa mengakui Salahuddin sebagai Sultan yang sangat berkuasa. Dalam gambar lain yang dibuat pelukis Eropa, tampak Salahuddin menggenggam bola dunia. Lambang bahwa Salahuddin sangat berkuasa

Ada dua kesan yang menyebabkan Salahuddindipandang sebagai kesatria sejati, baik oleh kawan maupun lawan. Pertama adalah soal kepiawaiannya dalam taktik pertempuran. Kedua tentang kesalehan dan kemurah hatiannya.
Bulan Juli 1192, sepasukan muslim menggerebek 12 tenda prajurit kristen, termasuk tenda kerajaan RajaRichard I, di luar benteng kota JaffaRichard yang terusik segera bangun dan bersiap bertempur. Pasukannya kalah jumlah, 1:4. Tak peduli, Richard berjalan kaki mengikuti pasukannya menyongsong musuh.

Salahuddin yang melihatnya, berguman dengan tenang pada saudaranya, al-Malik al-Adil, “Bagaimana mungkin seorang raja berjalan kaki bersama prajuritnya? Pergilah, ambil dua kuda Arab ini dan berikan padanya. Katakan padanya, aku yang mengirimkan untuknya. Seorang laki-laki sehebat dia tidak seharusnya berada di tempat ini dengan berjalan kaki.”
Fragmen di atas dicatat sejarawan kristen dan muslim sebagai salah satu pencapaian tertinggi Salahuddin Al Ayubi sebagai seorang ksatria. Walau berada di atas angin, dia tetap menginginkan pertempuran yang adil bagi setup musuhnya.

Suriah-Mesir
Salahuddin lahir di sebuah kastil di Takreet, tepi SungaiTigris di Irak pada tahun 1137 Masehi atau 532Hijriyah. Name aslinya adalah Salah al-Din Yusuf bin Ayub. Ayahnya, Najm ad-Din masih keturunan Kurdi dan menjadi pengelola kastil tersebut bersama adiknya, Shirkuh.
Pada saat menjelang kelahirannya, terjadi peristiwa sedih dalam keluarga besarnya. Shirkuhbertengkar dan kemudian membunuh komandan gerbang kastil yang bernama Isfahsalar.Shirkuh mendapat laporan dari seorang wanita yang telah dilecehkansfahsalar. Akibat peristiwa tersebut, keluarga besar Najm ad-Dindiusir.
Salahuddin dalam lukisan kepingan uang Dirham
Mereka kemudian bertolak ke Mosul. Di Mosul, mereka bertemu dan membantu Zangi, seorangpemimpin Arab yang mencoba menyatukan wilayah Islam yang tercerai-berai dalam beberapa wilayah kerajaan kecil seperti Suriah, Antiokhia, Aleppo, Tripoli, Horns, Yerusalem dan DamaskusZangi yang beraliran Sunni berhasil menjadi penguasa di seluruh Suriah dan bersiap menghadapi serbuan Tentara Salib dari Eropa yang saat itu sudah mulai memasuki tanah Palestina.

KHARISMA - Walaupun menjadi lawan, orang Eropa mengakui Salahuddin sebagai Sultan yang sangat berkuasa. Dalam gambar yang dibuat pelukis Eropa, tampak Salahuddin menggenggam bola dunia. Lambang bahwa Salahuddin sangat berkuasa
Zangi meninggal tahun 1146 setelah menundukkan Edessa, sebuah propinsi pendukung Eropa, dan kemudian digantikan oleh Nuruddin. Di bawah bimbingan Zangi danNuruddin, pelan-pelan Salahuddinyang bertubuh kecil, rendah hati, santun, penuh belas kasih namun juga cerdas ini menemukan jalan hidupnya.
Pada tahun 1163, Nuruddin mengutus Shirkuh untuk menundukkan Mesir yang dipimpin kekhalifahan Fatimah yang beraIiranSyi’ah. Setelah mencoba kelima kalinya, Shirkuh berhasil menundukkan Mesir tanggal 8 Januari 1189. Namun dua bulan kemudian, dia meninggal secara mendadak dan diperkirakan diracun.
Nuruddin kemudian mengangkatSalahuddin menggantikan Shirkuh. Salahuddin dianggap masih sebagai bocah yang lembek dan lemah sehingga mudah dikontrol.Nurruddin tentu tidak mempunyai pesaing kuat yang mempunyai kekuasaan besar di Kairo. Namun prediksi Nuruddin ternyata salah.
Salahuddin segera mengorganisir pasukan dengan mengembangkan perekonomian untuk menghadapi serbuan balatentara Salib yang ingin merebut Mesir. Dalam kurun waktu 1169 hingga 1174 itu, Mesir di bawah pimpinan Salahuddin menjelma menjadi kerajaan yang kuat. Serbuan tentara Salib berkali-kali dapat dipatahkan. Namun kegemilangan Salahuddin malah membuat Nuruddin khawatir. Hubungan keduanya memburuk dan pada tahun 1174 itu Nuruddin mengirim pasukan untuk menundukkan Mesir.
Malang tak dapat ditolak, mujur tak dapat diraih. Saat armadanya tengah dalam perjalanan, Nuruddin meninggal dunia pada ranggal 15 Mei. Kekuasaan diserahkan pada putranya yang barn berusia 11 tahun. Pertempuran urung terjadi. Bahkan Salahuddin berangkat menuju Damaskus untuk menyampaikan belasungkawa. Kedatangannya dielu-elukan dan diharapkan mau merebut kekuasaan. Namun Salahuddin yang santun malah berniat menyerahkan kekuasaan pada raja yang masih belia namun sah.
Ketika raja belia tersebut tiba-tiba juga sakit dan meninggal dunia, mau tak mau Salahuddin diangkat menjadi Sultan bagi kekhalifahan Suriah dan Mesir, pada tahun 1175.

Hattin
Pada waktu Salahuddin berkuasa, Perang Salib telah memasuki fase kedua. Walaupun tentara Salib berhasil menguasai kola suciYerusalem (Perang Salib fase pertama), namun mereka tidak berhasil menaklukkan Damaskus dan Kairo. Bahkan Zangi berhasil membebaskan Edessa yang sebelumnya berada dalam kekuasaan Eropa. Kekuatan Muslim sedang menuju (alan kemenangan, menurut sejarawan Arab.
Dengan menguasai Mesir dan Suriah, Palestine. Ketika dinobatkan menjadi Sultan, Salahuddin berujar, ” Saat Tuhan memberiku Mesir, aku yakin Dia juga akan memberiku Palestina! Namun seat itu antaraSalahuddin dan Raja Yerusalem, Guy de Lusignan mengadakan gencatan senjata.
Fase ketiga Perang Salib dipicu penyerangan rombongan peziarah dari Kairo yang hendak menuju Damaskus oleh Reginald de Chattillon, penguasa kastil di Kerak yang juga merupakan bagian dari kerajaan Yerusalem. Kafilah yang hendak menunaikan haji ini juga membawa saudara perempuan Salahuddin. Pengawal kafilah dibantai dan anggota rombongan ditahan, termasuk saudara perempuanSalahuddin. Dengan demikian, gencatan senjata berakhir dan Salahuddin sangat murka.
Pada Mares 1187, setelah bulan suci Ramadhan, Salahuddinmenyerukan Jihad. Pasukan muslim mulai bergerak, menaklukkan satu persatu benteng-benteng pasukan kristen. Puncak kegemilangan Salahuddin terjadi pada pertempuran di kawasan Hattin.
Tangga13 Juli yang kering, 25.000 tentara muslim mengepung tentara kristen yang berjumlah sedikit lebih besar, di daerah pegunungan Hattin yang menyerupai tanduk. Pasukan muslim terdiri dari 12.000 kavaleri dan sisanya infanteri. Kavaleri mereka yang merupakan pasukan utama, menunggang kuda Yaman yang gesit. Mereka juga menggunakan pakaian katun ringan yang disebut kazaghand, untuk meminimalisir pangs terik padang pasir. Mereka terorganisir dengan baik, karena menggunakan bahasa yang same yaitu bahasa Arab. Dengan dibagi dalam skadron-skadron kecil, mereka menggunakan taktik hit and run.
Sementara pasukan kristen dibagi dalam tiga bagian. Bagian depan pasukan terdiri dari ordo (kristen) Hospitaler yang dipimpin Raymonddari Tripoli. Bagian tengah terdiri dari batalion kerajaan yang dipimpin oleh Raja Guy de Lusignan yang membawa Salib Sejati sebagai jimat pasukan. Bagian belakang terdiri dari ordo (kristen) Templar yang dipimpin oleh Balian dari Ibelin. Namun bahasanya bercampur antara lnggris, Perancis dan beberapa bahasa Eropa lainnya. Seperti lazimnya tentara dari Eropa, mereka semua mengenakan baju zirah besi.
Salahuddin memanfaatkan celah-celah ini. Malam harinya, pasukannya membakar rumpus kering di sekelilingpasukan kristen yang sudah sangat kepanasan dan kehabisan air. Keesokan harinya, Salahuddin membagikan anak panah tambahan pada pasukan kavaleri. Gunanya untuk membabat habis kuda-kuda tunggangan musuh. Tanga kuda dan payah karena kepanasan, pasukan kristen tampak menyedihkan.
Akibatnya sungguh mengenaskan bagi pasukan kristen. Hampir semua pasukan terbunuh. Raymond dari Tripoli dan Balian dari Ibelin berhasil lolos. Namun Raja Guy dan Reginald de Chatillon berhasil ditangkap. Jimat Salib Suci berhasil direbut pasukan muslim dan dibawa ke Damaskus sebagai barang rampasan. Terhadap semua tawanannya, Salahuddin memberi dua pilihan. Menerima Islam dan dibebaskan atau menolak tapi dieksekusi. Chatillon yang menolak langsung dipancung. Namun pilihan itu tidak herlaku bagi Raja Guy. Salahuddin memberi alasan, “Sesama raja tidak boleh saling membunuh!”Beberapa tahun kemudian, Raja Guy berhasil ditebus oleh pasukan kristen dan dibebaskan.

Yerusalem
Dari Hattin, Salahuddin bergerak membebaskan kota-kota Acre, Beirutdan Sidon di Utara. Dia juga bergerak membebaskan Jaffa, Caesarea, Arsuf hingga Ascalon di Selatan. Sekarang saatnya membebaskan kota impian, kota suci Yerusalem. Dalam membebaskan kota-kota tersebut, Salahuddin senantiasa mengedepankan jalan diplomasi, yaitupenyerahan kota secara sukarela, laripada pasukannya menyerbu kota.
MAKAM SEDERHANA -Sehagai pemimpin besar, Salahuddin terkenal amat sederhana. Saat wafat, ia hanya meninggalkan harta 66 Dirham Nasirian. Makamnya di Damaskus terlihat sederhana
PasukanSalahuddin mulai mengepung Yerusalem pads tanggal 26 September. Saat itu pasukan kristen di kota suci dipimpin olehBalian dari Obelindan mempertahankan kota dengan gigih. Namun pada tanggal 30 September, Salahuddin menerima tawaran perdamaian Balian. Yerusalem diserahkan dan orang kristen dibebaskan dengan tebusan tertentu.(Fragmen ini pernah di filmkan Hollywood dengan judul Kingdom of Heaven)
Salahuddin menunda masuk ke kota suci selama dua hari, menunggu hingga tanggal 2 Oktober 1187 ataubertepatan dengan tanggal 27 Rajah 583 H. Tanggal itu merupakan tanggal saat Nabi Muhammad SAW melakukan mikraj (perjalanan menembus langit untuk bertemu Allah SWT) dari Masjid al-Aqsa yang terdapat di Yerusalem.
Di kota ini, Salahuddin lagi-lagi menampilkan sikap yang adil dan bijaksana. Masjid al-Aqsa dan Kubah Batu (Dome of Rock) yang sempat dijadikan markas Ordo Templar dan gereja kristen, segera dibersihkan. Namun demikian, Gereja Makam Suci tetap dibuka dan ia tetap mempersilahkan umat kristen untuk melakukan ibadah dan aktifitas di situ. Demikian juga – kaum Yahudi tetap dipersilahkan beribadah dan melakukan aktifitas sewajarnya. Kebijakan ini sempat menerima tentangan dari pendukung-pendukungnya. Namun Salahuddin berujar, “Muslim yang bails harus memuliakan tempat ibadah agama lain!”
Kompleks pemakamannya terletak di sebuah masjid Ummayad di sebelah Utara masjid Agung Damaskus
Salahuddin sendiri tidak tinggal di istana megah. Ia justru tinggal di masjid kecil bernamaAl-Khanagah di Via (jalan Do-lorossa, dekat Gereja Makam Suci. Kantornya terdiri dari dua ruangan berpene¬rangan minim yang luasnya nyaris talc mampu menampung 6 orang yang duduk berkeliling. Salahuddin sangat menghindari korupsi yang wring menghinggapi pars raja pemenang perang.
Setelah Salahuddin kembali menguasai Yerusalem, maka kota suci dari tiga agama (Yahudi, Kristen dan Islam) ini tidak berpindah tangan dari penguasa muslim hingga abed ke-20, Setelah Perang Dunia I, ketika daerah Palestina dikuasai Inggris dan akhirnya diserahkan pada kaumYahudi untuk dibentuk negara Israel.
Salahuddin juga berhasil mempertahankan Yerusalem dari serbuan prajurit kristen pimpinan Richard “Si Hati Singa“. Richard mengepung Yerusalem dua kali, yaitu bulan Desember 1191 dan bulan Juni 1192. Namun Salahuddin mampu membuat Richard frustasi dan akhirnya kembali ke Eropa tanpa pernah menyentuh tanah Yerusalem.
Salahuddin meninggal pada 4 Maret 1193 di Damaskus. Para pengurus jenazahnya sempat terperangah karena ternyata Salahuddin tidak mempunyai harta. Ia hanya mempunyai selembar kain kafan lusuh yang selalu dibawanya dalam setiap perjalanan dan uang senilai 66 dirham Nasirian (mata uang Suriah waktu itu) di dalam kotak besinya. Untuk mengurus penguburan panglima alim tersebut, mereka harus berhutang terlebih dahulu.
Peta Emperium Kekuasaan Salahuddin

Teladan Shalahuddin Al-Ayyubi 

Pada tahun 1145-1147 pecah Perang Salib II. Namun perang besar-besaran terjadi pada Perang Salib III. Di pihak Kristen dipimpin Phillip Augustus dari Prancis dan Richard "Si Hati Singa" dari Inggris, sementara kaum Muslimin dipimpin Shalahuddin Al-Ayyubi. 

Pada masa itu, Kekhalifahan Islam terpecah menjadi dua, yaitu Dinasti Fathimiyah di Kairo (bermazhab Syi'ah) dan Dinasti Seljuk yang berpusat di Turki (bermazhab Sunni). Kondisi ini membuat Shalahuddin prihatin. Menurutnya, Islam harus bersatu untuk melawan Eropa-Kristen yang juga bahu-membahu. 

Pria keturunan Seljuk ini kebetulan mempunyai paman yang menjadi petinggi Dinasti Fathimiyyah. Melalui serangkaian lobi, akhirnya Shalahuddin Al-Ayyubi berhasil menyatukan kedua kubu dengan damai. 

Pekerjaan pertama selesai. Shalahuddin kini dihadapkan pada perilaku kaum Muslimin yang tampak loyo dan tak punya semangat jihad. Mereka dihinggapi penyakit wahn (cinta dunia dan takut mati). Spirit perjuangan yang pernah dimiliki tokoh-tokoh terdahulu tak lagi membekas di hati. 

Shalahuddin lantas menggagas sebuah festival yang diberi nama peringatan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam. Tujuannya untuk menumbuhkan dan membangkitkan spirit perjuangan. Di festival ini dikaji habis-habisan sirah nabawiyah (sejarah nabi) dan atsar (perkataan) sahabat, terutama yang berkaitan dengan nilai-nilai jihad. 

Festival ini berlangsung dua bulan berturut-turut. Hasilnya luar biasa. Banyak pemuda Muslim yang mendaftar untuk berjihad membebaskan Palestina. Mereka pun siap mengikuti pendidikan kemiliteran. 

Salahuddin berhasil menghimpun pasukan yang terdiri atas para pemuda dari berbagai negeri Islam. Pasukan ini kemudian berperang melawan Pasukan Salib di Hattin (dekat Acre, kini dikuasai Israel). Orang-orang Kristen bahkan akhirnya terdesak dan terkurung di Baitul Maqdis. Kaum Muslimin meraih kemenangan (1187). 

Dua pemimpin tentara Perang Salib, Reynald dari Chatillon (Prancis) dan Raja Guy, dibawa ke hadapan Salahuddin. Reynald akhirnya dijatuhi hukuman mati karena terbukti memimpin pembantaian yang sangat keji kepada orang-orang Islam. Namun Raja Guy dibebaskan karena tidak melakukan kekejaman yang serupa. 

Tiga bulan setelah pertempuran Hattin, pada hari yang tepat sama ketika Nabi Muhammad diperjalankan dari Mekah ke Yerusalem dalam Isra' Mi'raj, Salahuddin memasuki Baitul Maqdis. Kawasan ini akhirnya bisa direbut kembali setelah 88 tahun berada dalam cengkeraman musuh. 

Sejarawan Inggris, Karen Armstrong, menggambarkan, pada tanggal 2 Oktober 1187 itu, Shalahuddin dan tentaranya memasuki Baitul Maqdis sebagai penakluk yang berpegang teguh pada ajaran Islam yang mulia. Tidak ada dendam untuk membalas pembantaian tahun 1099, seperti yang dianjurkan Al-Qur`an dalam surat An-Nahl ayat 127: "Bersabarlah (hai Muhammad) dan tiadalah kesabaran itu melainkan dengan pertolongan Allah dan janganlah kamu bersedih hati terhadap (kekafiran) mereka dan janganlah kamu bersempit dada terhadap apa yang mereka tipu dayakan." 

Permusuhan dihentikan dan Shalahuddin menghentikan pembunuhan. Ini sesuai dengan firman Allah SWT dalam Al-Qur`an: "Dan perangilah mereka sehingga tidak ada fitnah lagi dan agama itu hanya untuk Allah. Jika mereka berhenti (memusuhi kamu), maka tidak ada permusuhan lagi, kecuali terhadap orang-orang yang zhalim." (Al-Baqarah: 193

Tak ada satu orang Kristen pun yang dibunuh dan tidak ada perampasan. Jumlah tebusan pun disengaja sangat rendah. Shalahuddin bahkan menangis tersedu-sedu karena keadaan mengenaskan keluarga-keluarga yang hancur terpecah-belah. Ia membebaskan banyak tawanan, meskipun menyebabkan keputusasaan bendaharawan negaranya yang telah lama menderita. Saudara lelakinya, Al-Malik Al-Adil bin Ayyub, juga sedih melihat penderitaan para tawanan sehingga dia meminta Salahuddin untuk membawa seribu orang di antara mereka dan membebaskannya saat itu juga. 

Beberapa pemimpin Muslim sempat tersinggung karena orang-orang Kristen kaya melarikan diri dengan membawa harta benda, yang sebenarnya bisa digunakan untuk menebus semua tawanan. [Uskup] Heraclius membayar tebusan dirinya sebesar sepuluh dinar seperti halnya tawanan lain, dan bahkan diberi pengawal pribadi untuk mempertahankan keselamatan harta bendanya selama perjalanan ke Tyre (Libanon). 

Shalahuddin meminta agar semua orang Nasrani Latin (Katolik) meninggalkan Baitul Maqdis. Sementara kalangan Nasrani Ortodoks--bukan bagian dari Tentara Salib-tetap dibiarkan tinggal dan beribadah di kawasan itu. 

Kaum Salib segera mendatangkan bala bantuan dari Eropa. Datanglah pasukan besar di bawah komando Phillip Augustus dan Richard "Si Hati Singa". 

Pada tahun 1194, Richard yang digambarkan sebagai seorang pahlawan dalam sejarah Inggris, memerintahkan untuk menghukum mati 3000 orang Islam, yang kebanyakan di antaranya wanita-wanita dan anak-anak. Tragedi ini berlangsung di Kastil Acre. Meskipun orang-orang Islam menyaksikan kekejaman ini, mereka tidak pernah memilih cara yang sama. 

Suatu hari, Richard sakit keras. Mendengar kabar itu, Shalahuddin secara sembunyi-sembunyi berusaha mendatanginya. Ia mengendap-endap ke tenda Richard. Begitu tiba, bukannya membunuh, malah dengan ilmu kedokteran yang hebat Shalahudin mengobati Richard hingga akhirnya sembuh. 

Richard terkesan dengan kebesaran hati Shalahuddin. Ia pun menawarkan damai dan berjanji akan menarik mundur pasukan Kristen pulang ke Eropa. Mereka pun menandatangani perjanjian damai (1197). Dalam perjanjian itu, Shalahuddin membebaskan orang Kristen untuk mengunjungi Palestina, asal mereka datang dengan damai dan tidak membawa senjata. Selama delapan abad berikutnya, Palestina berada di bawah kendali kaum Muslimin.

ALL ABOUT ESPASS



ALL ABOUT ESPASS

GE NE RA SI P ER DA NA E SP AS S
eSpass pertama kali keluar tahun 1995 dengan varian 1.300cc dan sangat menarik dengan body yg aerodinamis, posisi ster senyaman sedan serta pintunya yg sliding. Pada tahun 1997 keluar seri komplitnya 1.600cc dengan nama supervan yg sdh pake a/c dan radio tape serta velg racing.
Yg paling disuka publik adalah 1.300 karna terkenal irit dan tenaganya mumpuni untuk dipakai harian sedangkan harganya rentang 30jt sampai 40jt tergantung kondisi.
Awal 2003 baru keluar genasi Neo Zebra dengan Varian ZL, ZX dan ZSX dengan 2 pilihan mesin 1.3 dan 1.6cc. Dua tahun kemudian baru keluar mesin 1.500cc tapi sdh pake tehnologi Injection (EFI).
PL US M IN US Z EB RA
Untuk generasi pertama banyak dikeluhkan soal mesin yg panas. Ini disebabkan 2 hal. Pertama karna pemasangan A/C diluar standart (non pabrikan) yg memasang kondensornya berdekatan dengan radiator sehingga kerja extra fan tidak maksimal sehingga mesin jadi panas.
Yang Kedua, pulley water pump edisi perdana (tahun 95) agak kebesaran sehingga putaran air yg berfungsi mendinginkan air jalannya jadi lambat. itu bisa diatasi dengan mengganti pulley water pump yg lebih kecil.
Untuk generasi yg sekarang, keluhan itu sdh tidak ada lagi ...
KA RB UR AT OR V IN JE CT IO N
Terlahir dengan 3 type mesin. 1.3 carbu, 1.6 carbu dan 1.5 Injection. Dilihat dari sisi tenaga 1.5i lebih bagus 82.4 dk di 6.000rpm sedangkan 1.3 hanya 75 dk dan 1.6 masih 81.5 dk.
Konsumsi bahan bakar sih relatif tergantung cara bawa kendaraan, kondisi kendaraan dan kontur jalan yg dilewati. kasat mata sih 1.5i harusnya lebih irit karna sdh diatur secara komputer pemakaiannya
Soal perbaikan enak karburator, karna bengkel dipinggir kotapun bisa tangani. Sementara EFIpaling tidak mesti dibengkel resmi daihatsu yg belum tersebar merata di wilayah kecamatan seluruh Indonesia.
KO IL K EP AN AS AN . ..
Banyak pula keluhan yg apabila espass melewati genangan air koilnya terciprat air mesin langsung demam tinggi. Ini diakali dengan dipakai autosealent pada sambungan tutup distributornya atau ditutup pakai plastik dan diikat pake tali dijamin tidak mogok jika lewati banjir.
Ada yg bilang kwalitas platina yg kurang baik, tidak tahan panas (karena posisinya diatas gearbox) atau kondisi penyetelan yg kurang tepat. Bisa diakalin dengan mengganti koil standar dengan punya suzuki carry 1.000 yy ukurannya sama dengan punya daihatsu espass.

TIPE-TIPE ESPASS
ada beberapa type espass gan....
1300 cc 16 valve platina karbu
1300 cc 16 valve cdi karbu
1600 cc 16 valve platina karbu
1600 cc 16 valve cdi karbu
1600 cc 16 valve dli efi (paling maknyus 

1500 cc 16 valve dli efi 
1500 cc 16 valve cdi karbu

kalo yg platina.... ntuh posisi delco nya pas di belakang ban kiri depan... jadi kalo lewatin genangan aer.... trus nyiprat ke ntuh delco... mesin nya brebet gan.... se apes2 nya mogok 
nunggu kering duluw.... baru bisa jalan lagee 
yg efi.... busi nya lumayan mahal gan.... kalo ga salah 35 rebu sebiji 
overall.... nih mobil enak koq gan....
posisi nyetir santai.... mesin kenceng 
yg 1300 ajah bisa mentok ntuh spido nya.... 150 km/h 


1300 cc:
ZL: paling minimalis
ZLX: AC, CL, VR, RT

1600 cc:
ZX: = Seat Leg Cover, AC Illuminator, CL, VR, RT
ZSX: paling mewah, Console Box, Spoiler, Hi-mounted Stop Lamp, CL, VR, RT,
Double Blower, AC Illuminator, Seat Leg Cover

semua neo zebra yg baru pake CDI & karburator. dulu versi espass ada yg pake
platina. taun 2002 kalo gak salah ada EFI. abis itu ganti nama jadi neo
zebra.


PENGALAMAN PARA PENGGUNA
carry series aja deh bro... biar gimana juga carry unggul dimana2...

justru jangan salah, carry 1000 itu tangguh bin badak mampus mesinnya... mau diapain juga kuat2 aja... dulu temen gw beli Carry 1000 yang baru tahun 2006, yang PV itu.. dimodif sm dia kasih AC double blower... waktu ke solo, di tol palimanan kanci digeber bisa lho sampe 130kph... padahal bawa 7 orang + ac double nya nyala...

apalagi ngomongin spareparts..... istilahnya di warung sembako juga ada... http://www.kaskus.us/images/smilies/sumbangan/14.gifhttp://www.kaskus.us/images/smilies/sumbangan/14.gif



oya sekarang ud injeksi semua lho.. hehehe...

yang jelas pick up Carry & T120 SS tuh dipake slalom, dan dengan entengnya ngalahin jazz, yaris, sirion, dll... sampe pada protes trus minta agar pick up dibikin kelas khusus, ga jadi satu sm sedan... Tuh si Herry Unggul dengan Mitsu T120 nya "meledek" jazz dkk...


klo zebra gw g pernah denger ikut slalom.. mungkin dulu Hijet 1000 cc yang kecil itu ada, saingannya sama Carry 1000 lama & Mitsu JetStar....\

kbetulan d rumah pernah nangkring nih 2 jenis mobil 
Carry
+ iriitt abis, sparepart guampang, mesin bandel, 
- model khas angkot, sempit, handling kurang, tarikan kurang, relatif sempit, tanjakan rada payah, 



espass
+ model lumayan, lega, tarikan lebih OK, iritnya ga jauh beda, spare part gampang,
- kalo digeber rada oleng, mesin lebih cepet panas

meski carry lebih lama nangkring d garasi, gw lebih rekomen k espass. kalo mau yg murmermul (murah meriah mulus) cari yg 1300cc, taon 97 ke atas.
kalo mau yg rada mantap, cari yg 1600cc. cek mesin teliti bro, trutama radiator. trus kaki2 mesti dites jg.
gitu aja dulu, ntar nyambung lg http://www.kaskus.us/images/smilies/s_sm_cendol.gif

pertama kekurangan dari daihatsu espass terletak pada mesin yang kurang tahan banting, body tipis, mesin di dalam kabin yg menyebabkan panas di dalam kabin bila perjalanan jauh, brand daihatsu kurang kuat sehingga mengakibatkan harga jual kembalinya terkoreksi sangat jauh. penyakit yg sering muncul adalah kurangnya luaran tenaga yg dihasilkan. 



KEKURANGAN :
1. MESIN DIDALAM KABIN, DIBAWAH JOK, KALAU TIDAK BISA DIREDAM AKAN MENAMBAH PANAS DALAM KABIN
2. SUARA MESIN AGAK KASAR MASUK KEDALAM KABIN
3. CEK TEST DRIVE AGAK JAUH APA MUDAH OVERHEATING
4. HARGA JUAL KEMBALI TIDAK BAGUS
SELEBIHNYA ADA HARGA ADA BARANG, HARGA BAGUS DAPET MOBIL BAGUS

mobil nya enak. pintu model sliding door jadi akses masuk bisa agak lega. posisi mengemudi nyaman.

posisi mesin di bawah supir. panas coy! lubang hisap mesin di bawah spatbor depan. kalo banjir yang tinggi airnya bikin ban kerendem full bisa dipastikan mogok gok gok........ harga jual kembali parah.......

Mending Suzuki Carry. part'a da di mana-mana (maklum suka dipake wat armada angkot) hehehe.........




 Apa yang harus dilakukan setelah kendaraan melewati banjir dan mesin mati?Mesin mati setelah melalui jalan banjir bisa disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya:
1.      Bahan bakar bercampur air (khusus tipe karburator). Bila bahan bakar tercampur air mengakibatkan bahan bakar sulit terbakar.
2.      Terdapat embun pada penghantar arus listrik sistem pengapian sehingga terjadi konslet. Akibatnya percikan api busi kecil atau tidak ada sama sekali.
3.      Air masuk ke dalam mesin melalui saringan udara, sehingga mesin menghisap dan mengkompresikan air. Akibatnya tidak terjadi pembakaran.
Setelah kendaraan melewati banjir, langkah-langkah bisa dilakukan antara lain:
1.      Matikan mesin dan jangan berusaha untuk menghidupkan mesin, karena bisa mengakibatkan water hammer.
2.      Pindahkan kendaraan dengan mendorong kendaraan ke tempat yang terbebas dari genangan air.
3.      Periksalah saringan udara bila saringan basah. Lepaskan semua busi, kemudian start mesin hingga tidak terjadi semburan air dari lubang busi lagi.
4.      Periksa terminal kabel busi dan tutup distributor, bila terdapat air keringkan dengan tissue.
5.      Pasanglah busi, kabel busi, tutup distributor dan saluran udara. Untuk sementara jangan pasang saringan udara.
6.      Hidupkan lagi dan pastikan mesin hidup dengan normal. Jika putaran stationer mesin tidak normal, atur putaran mesin dengan yang lebih tinggi.
Pertanyaan dasar buat pemilik baru Espass (yang tidak tahu mesin)
1. Apakah Espass tahan banjir ?
espas tahan banjir? tidak jika kondisi banjirnya lewat setengah ban, karena posisi delco distributor (jantung pengapian mesin mobil ini) berada hanya kira2 setinggi lutut kita, jika lubang hisap yang ada di delco ini kemasukan air, it can not be helped… kecuali..
- pasang antimo di lubang delco tersebut, minta ke bengkel resmi daihatsu dan itu gratis.
- pasang mudguard terutama di roda depan sebelah kiri untuk menghalangi air menerjang langsung ke delco…
- pasang skid plate di bawah delco… kalo belum terpasang… silakan browsing di zec.invisionplus.net untuk info lebih lanjut masalah ini…
2. Apa saja yang hal perlu diperhatikan pada Espass Second, untuk menghindari hal2 yg tidak diinginkan ?
- Cek ke pemilik lama kapan terakhir ganti timing belt, ini komponen yang fatal jika putus saat mesin hidup, karena timing belt menggerakkan cam shaft yang mengatur klep hisap dan buang mesin, jika klep tidak tertutup saat mesin berputar… piston bisa mentok dan rusak… ini harus turun mesin…
- Radiator, pemilik espass selalu mengeluhkan mesin yang overheat, selalu rajin periksa ketinggian air di expansion tank radiator dan air di radiator, ganti tutup radiator jika sudah tidak menutup sempurna (pegas tutup radiator dan karet2nya sudah rusak) juga cek sambungan “T” dari selang kecil sebelah kanan atas radiator (bukan yang besar) biasanya sambungan itu tersumbat, ganti baru saja murah kok, lebih afdol lagi jika servis radiator, kerak2 di radiator akan dibersihkan dengan cara dibongkar dan dipatri kembali seperti semula.
- plat kopling dan dekrup (bengkel menyebut kampas kopling dan matahari), jika injakan pedal kopling sudah terlalu tinggi dan tidak bisa disetel lagi, kemungkinan sudah harus diganti, coba rasakan saat oper gigi apakah mesin masih responsif terhadap sentakan pedal kopling atau tidak.
- kampas rem, untuk rem depan bisa dilihat dari celah yang ada di kepala babi discbrake, jika garis penanda di kampas rem depan sudah menipis, sebaiknya ganti saja, untuk rem belakang musti bongkar tromol dan lihat ketebalan kampasnya, jika sudah termakan salah satu sisi (tidak sama ketebalannya) ganti baru saja, ini sekalian sama periksa ketinggian minyak rem di tangki master rem di dashboard sebelah kanan, buka pintu depan kanan untuk melihatnya, should be between min and max don’t get too low.
- gearbox dan gardan, ganti oli saja biar yakin, sekalian dilihat apa ada oli yang bocor di daerah gearbox dan gardan, juga cek kondisi cross joint yang menghubungkan gearbox dan diff gear roda belakang, kalo waktu mundur dengan cepat kita dengar bunyi mendengung dan ‘dugh’ dari roda, bisa jadi cross joint minta jajan.
Yang itu buat safety yang umum2 saja… kalo mau lebih detail untuk performa…
- Cek nilai tahanan kabel busi ke4nya setidaknya mempunyai nilai tahanan yang sama, juga periksa kondisi tutup delco, ada arang di tengah2 tutup yang menggunakan pegas, kalo sudah aus sebaiknya beli baru, platina (kalo pake platina) cek keausan contact point nya.
- Tes api hasil percikan di busi, lepas semua busi dari mesin, dan pasang di kabel busi dengan posisi kepala busi menempel ke besi body mesin, start mesin sambil memperhatikan percikan api, kalo biru terang koil nya masih bagus, kalo biru kemerahan it’s ok… kalo merah banget… bye2 koil… (Ati2 ya bro pada saat melakukan eksperimen ini)
- Dinamo amper,bongkar dan perhatikan cool brush (sikat arang) yang sudah dilepas, kalo sudah aus terlalu banyak, sebaiknya diganti saja karena dinamo amper andilnya sangat besar untuk mengisi aki no matter how good the battery is… kalo dinamo amper ga ngisi ya bye2 tuh aki…
- Spooring and balancing, jika roda kemudi terasa tidak pada posisi lurus saat mobil bergerak lurus coba spooring dulu, kalo udah pake velg racing dan masih terasa bergetar di kecepatan tinggi, coba balance roda2nya, di deket alexindo bekasi spooring dan balancing komplit sekitar 200rban. Velg kaleng? jangan dipake ngebut di atas 100kpj… dangerous.. saya udah pernah 140 kpj pake velg kaleng…. gemetar hebat… setelah pake velg racing… biar speedo udah mentok, saya masih injak terus pedal gasnya…
- Kalo hobi nge-’grip’ di tikungan dengan kecepatan tinggi, saran saya pasang saja stabilizer minimal di roda belakang…
- Suspensi, shock absorber depan bisa diisi ulang (memangnya aqua…hehe istilahnya sih disuntik) dan pake per keong, yang belakang pakai cartridge dan per daun, kalo yang ini musti kerja sama dengan bengkel kaki2, karena kerjaannya berat kalo dikerjain sendiri.
- Dan yang paling penting, kembangan si karet bundar alias ban, kalo udah 2mm dari TWI (tire wear indicator) sebaiknya di beliin yang lebih tebal.

Mas Yanto, kebetulan saya ikut milis Zebra Espass Club.. dan dari obrolan sih yang saya tangkep dan saya rasa sendiri dari sisi suspensi Espass lebih keras dari futura atau ss, tapi dari sisi mengemudi lebih nyaman (mirip sedan) dan plus2 lainnya: Interior lapang, tampilan espass lebih bagus (tidak angkot banget), sparepart dan perawatan murah dan mudah, pintu sliding door (cool..hehehe) tidak memakan tempat. dan terakhir.. harga lumayan murah
Tapi semua berpaling kepada selera dan kebutuhan sih..
point plus dari carry adalah kehandalan mesin plus irit, kaki2 kuat...makanya untuk kelas niaga termasuk favorit....sayangnya desainnya lbh terlihat konservatif,hehehehe......beda dengan zebra/espass yg terlihat lbh modern..plus sliding door di kiri kanan, bagasi membuka keatas....sangat memudahkan akses ke kabin... :off_good_job: 

nah khusus zebra/espas....krn posisi silinder mesinnya hampir mendatar....maka posisi busi lbh dekat ke tanah...sehingga sat melibas banjir potensi air merembes ke konektor busi cukup besar....beberapa user ada yg menambahkan sejenis sealent di seputar kabel2 busi supaya lbh kedap air...

sedangkan problem overheat di zebra/espass suspect utamanya krn radiator yg type 1 ply.....untuk solusinya, banyak user yang mengganti radiatornya dng yg jenis 2 ply....menurut mereka hasilnya mesin jadi lbh adem ayem...bebas overheat..



sebaik-baik suspensi espass adalah standar pabrikannya... kalo mau enak, cek dulu di kaki belakang, masih pakai berapa lembar per daun di masing2 kaki? kalo mau sedikit empuk, gunakan 3 lembar saja... daun yang paling atas adalah main supportnya, lembar kedua lebih pendek dan yang ketiga biasanya udah jadi satu sama bracketnya...

semua per daun di roll ulang di tukang per... kalo ga salah ongkosnya 150rban kanan dan kiri belum termasuk ganti karet2 bushing...

ganti cartridge shock belakang... aku pakai orisinil daihatsu saja, lebih murah dan terjamin, dulu kena 180rb sepasang. mau manteb lagi? pasang stabilizer... harganya ga tahu berapa sekarang... mungkin ga nyampe 300rb.

kalau masih terasa limbung di 100kpj, coba cek per depan... hajar polisi tidur tertinggi yang pernah kamu lihat... jangan kenceng2 cukup 10kpj saja... rasakan ayunan hidungnya, berapa kali? kalo lebih dari 2 kali, berarti kamu perlu ganti per spiral dan isi ulang oli shocknya... jangan lupa ganti seal karetnya... yang abal2 cuma 50rban sepasang tapi cuma awet 2 minggu, yang ori harganya sampai 200rban sebiji tapi bisa dipake sampe mobilnya jebol...

setelah ganti hardware kaki2 depan, jangan lupa spooring lagi... kalau udah pake velg racing, balancing nya udah pernah dilakukan apa belom? ga disarankan nginjak pedal gas sampe mentok kalo velgnya masih kaleng... resiko ditanggung sendiri ...kekekek...

Yang 2004 keatas udah laen ndan, cuma keluar 1300 dan 1500 Karbu CDI 16 valve. Tapi sdh banyak penyempurnaan di piston, jd klep ngga bakal ancur kalo timming beltnya putus. Posisi delco jg udah lbh tahan banjir. Bahan pegas roda jg sdikit lbh lentur, mskp blm senyaman sedan.

Soal bensin, biasa ajah tuh ... piaraan ane bisa 1:13.5 kalo luar kota + AC

Tapi kalo lari 150kpj ..... hhhhiiiiii ngga berani ah

alau beli untuk kaki, mobil ini masih rekomended gan.
Gue juga masih pelihara di rumah. Yang 1600cc taon 1996.

yang paling nonjol dari mobil ini adalah perawatannya murah betul. Pokoknya bikin ketawa aja. 

filter bensin 40rb (ori), timing belt 300rb, puli 20rb, tensioner 45rb, kampas kopling 275rb, fanbelt 15-20rban rata2. wkwkwkwkwk. Service besar ganti timing belt, puli, tensioner, kampas kopling, kampas rem, minyak2 plus ongkos gak habis 1.5 jt. Coba mobil laen, 3 jt masuk dah.

Overheat dan banjir memang masalah utama espass.

Overheat, ganti radiator pake yang punya zebra 1.3. 700rb ori new. Overheat sudah teratasi. Radiator espass cuman 1 baris kisi2, klo zebra 2 baris, jadi lebih maknyusss.

Banjir, Rumah platina (delco) kasih sealent yang nutup semua gap antara rumah delco dengan mesin. Termasuk sambungan kabel2 yang dari karet.
Pasang tameng anti banjir. Dulu daihatsu jual nih tameng. 
Atau kalau ada duit, belikan cdi punya espass yang baru, sekitar 900rb (jangan beli yang aftermarket alias gak ori, percuma). Beres dah.



kalo soal distributor bermasalah itu bukan cuma Zebra th
> 96 (1300), tapi bisa di semua jenis kendaraan, jenis dan merk apapun.
> Semua tergantung perawatan pemiliknya, termasuk cara menggunakan kendaraan
> itu, spare partnya orisinil nggak, juga usia kendaraan dan s'partnya.
> Espass saya malah lebih tua setahun 1300cc, alhamdulillah sampai sekarang
> lancar2 aja sering untuk jalan Bandung-Jogja PP. Pernah suatu saat mogok
> pas di dalam kota, tapi itu cuma karena ada kabel yang lepas (karena
> faktor usia), selebihnya ok-ok aja.
> 
> Banyak s'part mobil (terutama untuk mesin) ada lifetimenya, misal sekian
> ribu km harus diganti. Tapi masalahnya kebanyakan pemilik mobil di
> Indonesia, nggak mengganti s'part itu walaupun udah lewat lifetimenya.
> Diganti baru kalo ada masalah. Persoalannya adalah, kadang masalah di satu
> bagian, bisa merembet ke bagian lain di mobil, sehingga memperpendek usia
> pakai s'part lain di mobil itu.
> 
> Kekurangan espass untuk generasi lama: Biasanya mobil ini masih pake
> radiator yang 1-ply. Karena lubang2 di radiator sedikit, biasanya cepat
> kotor dan timbul kerak. Nah kalo lubang di radiator udah banyak tertutup
> kerak, sirkulasi air nggak lancar dan mesin cepat panas. Solusinya, sering
> kuras radiator dan servis radiator, sekitar 6 bulan sekali (di bangkel
> biasa tarif jasanya sekitar 50-100rb). Untuk zebra yang baru (>th 2000)
> udah pake radiator 2-ply, jadi lebih aman dari resiko overheating. Tapi
> kalo lama nggak di-servis ya bisa tertutup kerak juga, cuma untuk radiator
> jenis ini, siklus servisnya bisa lebih lama. Kekurangan lain, setir cukup
> berat kalo dibandingkan Suzuki Carry.
> 
> Kelebihan espass/zebra: Tenaga cukup mantap, walaupun pake silinder 1300cc
> tapi punya 16 katup (Suzuki Carry, bahkan APV lama masih pake 12 valve).
> Posisi mengemudi nyaman, terutama kalo dipakai jarak jauh. Bensin irit,
> pengalaman pribadi dengan espass 1300, untuk jalan luar kota dengan medan
> yang lumayan berat (seperti jalur Tasik-Bandung), bisa 13 km/ liter. Untuk
> jalan tol, sekitar 14 km/liter (kecepatan rata-rata 70km/jam) sedangkan
> untuk dalam kota, dalam kondisi ramai lancar, masih bisa 11 km/liter.
> 

Saya punya Espass 1600 cc th '97 tetapi saya membelinya th '03 dari tangan pertama, Tahun pertama saya pakai antar jemput anak sekolah, baik2 saja, tahun kedua yakni '05 mulai ada kendala, yg saya ingat, saya baru jalan 100 m tiba2 mesin mati, saya cek ternyata pompa bensin tidak jalan, saya beli baru original wkt itu 500 rb.


singkat kata th ke 3 saya pakai, itulah tingkat kerewellannya luar biasa dari mesin tidak bisa di stater kalau pagi, karena dynamo stater rusak, karena dynamo amper rusak, carburator kotor dll.

Tahun 2007 saya pakai ke Tretes , lucunya waktu nanjak sama sekali tidak masalah, saya ingat 
waktu itu saya bawa innova, sopir saya bawa espass tsb. untuk bawa barang dan anak buah saya.
Diluar dugaan dalam perjalanan antara tretes trawas yg tanjakannya sangat tajam, Innova saya harus saya kendalikan dengan susah payah agar kuat menanjak (penumpang memang penuh), tetapi sopir saya yg berada dibelakang saya karena takut menabrak saya dan tidak kuat menanjak justru menyalip saya, tetapi tiba dijalanan menurun setelah melewati Pacet, saya bisa memacu Innova saya hampir 120 km/jam, tetapi sopir saya tidak kelihatan , setelah saya telp ternyata mogok.

Setelah diperiksa di Sby penyebabnya ternyata sepele, karena tangki bensin benjol kena batu, itu menyebabkan pompa bensin tidak bisa bekerja maksimal dalam kecepatan tinggi.

Dan kaki2 pasti ada yg rusak jika dibawa DPS-SBY. ( Warm Steer, long terot, balljoint, lager bergantian rusak )

Tetapi setelah saya ganti baru semua dengan sparepart original dan dengan penanganan yg baik sampai sekarang tetap saya pakai, dan sekarang justru jarang rusak, walau kena banjir sekalipun asal tidak terlalu dalam. Tidak saya jual karena sayang toh hampir tidak ada harganya.

Kesimpulannya : kelemahan kaki2 gampang rusak, apalagi kalau diganti dengan sp imitasi.
Radiator cepat panas, tetapi setelah dipasang tambahan extravan tdk lagi.
Saya memakai tiga van, satu asli bawaan mobil, satu lagi didepan radiator dengan 
extra van jenis elektrik dan satu lagi didepan kondensor AC yg sengaja saya letakkan jauh didepan ( jauh dari radiator) agar tidak mengganggu pendinginan radiator.

Pompa bensin sebenarnya cukup kuat, kelemahannya justru pada relaynya yg terletak dibawah dasbord sebelah kanan dekat stir (ini saya ketahui sendiri, karena dealer tdk bisa menemukan kesalahan ini, saya hrs mengganti pompa bensin terus ).

Radiator sebenarnya tdk masalah,yg bermasalah justru slang2nya.
AC juga cukup kuat asal rutin diservice.

Kaki2 memang lemah tetapi asal anda waspada tidak sering menerjang lubang , lumayan kuat koq.

Carburator juga jadi titik lemah, tiap satu bulan atau 10000 km semprot dengan Carb cleaner, dan ganti filter bensin tiap 10000 km, bersihkan filter udara setiap 5000 km.

Stir berat karena tdk power steering.
Mesin tidak boros. 1 lt/10 km pakai AC dalam kota.
Tarikan cukup baik.
Suspensi seperti badak, keras sekali, layaknya gak pakai per+schokbreaker.



Tambahan sedikit Distibutor sudah saya ganti baru dengan system CDI, letak tetap (yg baru pun tetap, bukan lebih tinggi !!, hanya konstruksi diperbaiki seperti system CDI dan seal2nya yang lebih rapat sehingga air tidak masuk





ESPASS NEWS
Melihat pasar minibus yang cukup menjanjikan di tanah air, ATPM Daihatsu tak mau kalah untuk ikut berjualan minibus kompak. Daihatsu Hijet 1000 dan Zebra yang selama ini sudah kondang sebagai transportasi murah meriah, tergantikan dengan Espass. 

New model yang rounded dan dilengkapi pintu geser menjadi opsi tersendiri saat pertama kali launch. “Banyak yang merasa model ini agak aneh untuk diadopsi sebagai minibus,” tutur Herman yang juga berjualan minibus bekas di Depok. Namun Daihatsu optimis bisa menembus pasar minibus kompak dengan desain anyarnya ini. Makanya sejak kemunculannya di 1995 bisa mencuri perhatian orang. Hingga varian yang terakhir, sudah dilengkapi pasokan bahan bakar injeksi. 

Bagi yang perlu minibus kompak dengan muatan hingga 7 orang dewasa atau barang dengan jumlah volume cukup besar, Espass bisa menjadi alternatif menarik bila Carry dan Kijang Super dirasa old fashioned. Dengan dana Rp 30-40 jutaan sudah bisa bawa pulang Espass keluaran 1996 hingga 2001. Espass terlahir dengan 2 macam mesin, 1.300 cc untuk yang super ekonomis dan versi 1.600 cc yang ogah ditinggal mobil lain saat di jalan tol. “Kalau yang 1.600 cc termasuk boros bahan bakar apalagi kalau beban angkut cukup banyak,” tutur Fachri yang punya armada antar jemput anak sekolah dengan Espass. 

Makanya, secara tidak langsung, segmen pemakainya bisa terbagi. Mesin 1.600 cc lazim dipakai untuk harian sebagai transportasi pribadi (keluarga) sementara varian mesin 1.300 cc kerap digunakan untuk niaga (angkutan). Memang tidak pernah ada patokan pasti, tetapi Espass masih dianggap handal. Kelebihan lain yang ditawarkan adalah posisi duduk driver serasa mengendarai mobkas sedan, karena desain bonnet depan yang memang lebih maju (monyong). “Tidak capek dan punggung tidak pegal saat berjalan jauh,” jelas Fachri lagi.